Sebagai anggota dari CCI, pada tanggal 25 - 28 Juni 2026, YOAI ikut berpartisipasi dan menghadiri The 18th CCI Asia Conference 2026 di Corporate Convenience Center, UlaanBaatar - Mongolia, ikut serta dalam memperkuat kolaborasi regional dan memajukan perawatan kanker anak.
Tema konferensi tahun ini, “Together for Change: Science, Compassion and Hope for Every Child” / "Bersama untuk Perubahan: Sains, Kasih Sayang, dan Harapan untuk Setiap Anak".
Kami merayakan ketahanan, kasih sayang, dan komitmen yang teguh dari komunitas kami untuk memperluas akses ke perawatan, memberdayakan suara penyintas & mendukung keluarga di setiap langkah.
Ini lebih dari sekadar konferensi, ini adalah pengingat yang kuat, masa depan lebih cerah ketika kita membangunnya bersama melalui sains dan harapan.
Bersama kita dapat menyelamatkan lebih banyak nyawa anak-anak.
Diikuti oleh 242 peserta dari 50 negara yang terdiri dari para dokter, orang tua, dan penyintas, kongres ini menandai titik balik yang penting dalam onkologi pediatrik di kawasan ini dan sekitarnya.
Materi-materi yang diberikan, sesi diskusi interaktif tentang topik-topik menarik dan pembahasan penting selama pertemuan, semua dipersiapkan untuk kemitraan dan terobosan masa depan. Sungguh luar biasa melihat komunikasi yang sangat bermanfaat yang telah terjalin.
Merupakan suatu kehormatan yang luar biasa bisa bertemu dan berdiskusi dengan para profesional, orangtua, penyintas, pengasuh, dan organisasi yang bersemangat dari seluruh wilayah untuk pertemuan transformatif yang berakar pada persatuan, berbagi pengetahuan, dan tindakan kolektif.
Kunjungan ini telah memperkuat komitmen kami untuk memberdayakan anak-anak pengidap kanker dan mendorong perubahan yang berdampak dalam industri kesehatan dan layanan pendukung di wilayah masing-masing negara.
Delegasi Yayasan Onkologi Anak Indonesia (YOAI) turut dihadiri oleh Ibu Rahmi Adi Putra selaku Ketua YOAI, dan Tidak ketinggalan para survivor YOAI yang tergabung dalam Cancer Buster Community (CBC), turut hadir, diwakili oleh Saprita Tahir, Frida Prameswarini, Asyifa Aulia Putri, dan Gaski Bintang Rizaldi.
Pada sesi khusus survivor, Saprita Tahir membawakan sesi diskusi interaktif dengan tema “Breaking the Stigma: Redefining Life After Cancer” yang membahas secara mendalam tentang stigma yang dialami oleh survivor kanker anak di kehidupan sosialnya.
Di Sesi 7 mengenai Survivorship: Systematic care to independence, abstrak Asyifa dan Gaski yang berjudul “Building a Better Future Together: The Impact of Survivor Communities on Childhood Cancer Patients and Survivors”, diterima untuk dipresentasikan secara langsung.
Walaupun ini presentasi pertama mereka dalam Bahasa Inggris di forum internasional, Asyifa dan Gaski tampil percaya diri membagikan pengalamannya dan mendapat sambutan serta tepuk tangan yang sangat meriah dari para peserta yang hadir.